Tiga Kapolda Metro Jaya dari Akpol Angkatan 1970-an dengan Masa Jabatan Dua Tahun
Tiga Kapolda Metro Jaya dari Akpol Angkatan 1970-an dengan Masa Jabatan Dua Tahun
JAKARTA – Tiga Kapolda Metro Jaya yang merupakan lulusan Akpol dari angkatan 1970-an memiliki masa jabatan selama dua tahun. Ketiga tokoh tersebut adalah Irjen Pol (Purn) Adang Firman, Irjen Pol (Purn) Firman Gani, dan Irjen Pol (Purn) Wahyono.
Masa jabatan Kapolda Metro Jaya bervariasi, ada yang singkat dan ada pula yang lebih dari setahun. Menurut penelusuran, beberapa di antaranya bahkan menjabat hingga tiga tahun.
Kapolda Metro Jaya memiliki tanggung jawab untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Mereka juga menjalankan tugas-tugas Polri lainnya dalam wilayah hukum Polda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Profil Tiga Kapolda Metro Jaya dari Akpol Angkatan 1970-an
1. Irjen Pol (Purn) Adang Firman
Adang Firman menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dari 20 Juni 2006 hingga 18 Desember 2008. Sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat dan merupakan lulusan Akpol tahun 1973. Adang merupakan rekan satu angkatan dari mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Sutanto. Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, ia menjabat sebagai Kepala Deputi Operasi (Kadeops) Mabes Polri.
2. Irjen Pol (Purn) Firman Gani
Firman Gani menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dari 16 Juli 2004 hingga 20 Juni 2006. Ia merupakan lulusan Akpol tahun 1974. Firman Gani dikenal akrab dengan Densus 88 Antiteror Polri, karena ia adalah salah satu penggagas pembentukannya. Dalam karier kepolisiannya, Firman pernah menjadi Kapolda di empat provinsi berbeda: Maluku (2000), Sulawesi Selatan (2001), Jawa Timur (2003), dan Metro Jaya (2004).
3. Irjen Pol (Purn) Wahyono
Wahyono menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya dari 18 Desember 2008 hingga 18 Juni 2010, dan merupakan lulusan Akpol tahun 1976. Ia dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri dan langsung bertugas mengamankan Pemilu 2009.
