Tiga Negara Pengimpor Minyak Terbesar Iran: China Memimpin Diikuti Korea Selatan dan India
Tiga Negara Pengimpor Minyak Terbesar Iran: China Memimpin Diikuti Korea Selatan dan India
JAKARTA – Pada bulan Juni 2025, impor minyak mentah dari Iran oleh China mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah hubungan perdagangan kedua negara. Data menunjukkan bahwa China mengimpor sekitar 1,8 juta barel per hari, naik drastis dibandingkan bulan-bulan sebelumnya serta menyumbang sekitar 90 persen dari total ekspor minyak Iran.
Peningkatan impor ini didorong oleh permintaan tinggi dari kilang independen China, yang dikenal sebagai “teapot”, serta harga minyak Iran yang lebih rendah dibandingkan harga pasar global. Kilang-kilang ini memanfaatkan potongan harga untuk menambah persediaan sebelum permintaan puncak selama musim panas. Penurunan harga minyak dunia pada bulan April dan Mei juga mendorong China untuk menambah cadangan minyak mentahnya.
Peningkatan ekspor minyak Iran juga terjadi setelah serangan oleh Israel di wilayah Iran pada awal Juni 2025. Dalam minggu setelah serangan tersebut, ekspor harian minyak Iran meningkat hingga 44 persen, menunjukkan usaha Teheran untuk mengirimkan minyak sebanyak mungkin di tengah situasi tegang di kawasan tersebut.
Menurut laporan dari sumber terpercaya, China menjadi negara pengimpor terbesar minyak Iran dengan volume impor mencapai antara 1,3 dan 1,8 juta barel per hari pada tahun 2025. Selain harga yang bersaing, China juga menerapkan berbagai cara untuk menghindari sanksi dari Amerika Serikat, sehingga tetap dapat membeli minyak Iran meskipun ada tekanan sanksi internasional yang masih berlaku.
