4 Alasan Mengapa NATO Sulit Menundukkan Rusia, Termasuk Pendekatan yang Terlalu Agresif
4 Alasan Mengapa NATO Sulit Menundukkan Rusia, Termasuk Pendekatan yang Terlalu Agresif
MOSKOW – Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyatakan bahwa Barat tidak akan berhasil mencapai “kekalahan strategis” terhadap Rusia. Pernyataan ini diungkapkan saat berdialog dengan mitranya dari Kirgistan, Jeenbek Kulubaev, pada kunjungan resmi ke Kirgistan pada hari Minggu.
1. NATO dan Uni Eropa Memanfaatkan Ukraina untuk Menekan Rusia
Lavrov mengungkapkan bahwa NATO dan Uni Eropa memanfaatkan konflik di Ukraina sebagai alat untuk menekan Rusia. “Kita menyaksikan konfrontasi yang belum pernah terjadi sebelumnya antara negara kita dan Barat kolektif, yang sekali lagi berusaha melawan kita dan mencapai kekalahan strategis terhadap Rusia, dengan memanfaatkan rezim di Kiev sebagai alat tekan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Barat tidak akan berhasil dalam upaya ini.
2. Pendekatan yang Selalu Agresif
Lavrov menyebutkan bahwa banyak pengambil kebijakan Barat mulai menyadari bahwa pendekatan agresif terhadap Rusia tidak membuahkan hasil, meskipun ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. Pernyataan ini sejalan dengan peringatan sebelumnya dari Moskow mengenai dukungan Barat terhadap rezim Kiev dan upaya militerisasi oleh NATO dan Uni Eropa.
