Berita

4 Fakta Kematian Prada Lucky di Tangan Senior, Nomor 2 Sangat Memprihatinkan

4 Fakta Kematian Prada Lucky di Tangan Senior

NAGEKEO – Prada Lucky Chepril Saputra Namo, anggota TNI Angkatan Darat (AD) berusia 23 tahun, ditemukan tewas setelah dianiaya oleh seniornya. Almarhum bertugas di Batalyon TP 834/WM Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehilangan Prada Lucky sangat disayangkan, terutama karena usianya yang masih muda dan baru dua bulan mengabdi sebagai prajurit. Untuk menyelidiki kasus ini, POM AD bertindak cepat dengan menangkap 4 prajurit TNI. “Setelah melakukan olah TKP, tim menemukan empat pelaku pemukulan terhadap Prada Lucky. Keempat pelaku berpangkat Pratu,” kata Lettu Inf Rahmat, Danki C Yon TP 834/WM Nagekeo, Jumat (8/8/2025).

Saat ini, keempat pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Pusat Polisi Militer TNI untuk memahami peran masing-masing. Berikut BERITA88 rangkum fakta-fakta terkait kematian Prada Lucky.

4 Fakta Kematian Prada Lucky di Tangan Senior

1. Dianiaya dan Disundut Rokok

Prada Lucky menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Rabu (6/8/2025), setelah mengalami penganiayaan oleh seniornya.