Hukum dan Kriminal

4 Fakta Pemerkosaan Digunakan sebagai Senjata dalam Konflik di Kongo

4 Fakta Pemerkosaan Digunakan sebagai Senjata dalam Konflik di Kongo

1. Pemerkosaan Menjadi Kebiasaan

Seorang korban, yang kita sebut sebagai Riziki, berbagi kisahnya dengan BERITA88, mengungkapkan bahwa dia berhasil selamat dari serangan tersebut.

“Tiga tentara menyerbu rumah saya untuk menjarah,” ungkap Riziki. “Salah seorang dari mereka masuk ke kamar tidur saya berniat memperkosa saya, tetapi saya melawan.”

“Yang lainnya berteriak padanya untuk berhenti, namun dia tetap bersikeras,” tambah Riziki. “Untungnya, anak saya datang menyelamatkan saya dan mereka pergi setelah merusak semua yang ada.”

Insiden ini terjadi pada bulan Februari di desa Kavumu, sekitar 30 kilometer di utara Bukavu. Kini, Riziki, seorang ibu dari lima anak, telah mencari perlindungan di Bukavu.

Dia berharap untuk mendapatkan keadilan di Bukavu melalui persidangan yang direncanakan. Namun, pejuang M23 kemudian menguasai kota tersebut. Para hakim, pengacara, terdakwa, narapidana, dan bahkan beberapa korban selamat, terpaksa melarikan diri.