Berita

4 Posisi Anak dalam Perspektif Al-Qur’an yang Wajib Diketahui Orang Tua!

4 Posisi Anak dalam Perspektif Al-Qur’an yang Wajib Diketahui Orang Tua!

Dalam Islam, anak memiliki posisi yang berbeda jika dilihat dari sudut pandang Al-Qur’an. Apa dan bagaimana posisi tersebut?

Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah dari Allah Ta’ala kepada setiap orang tua. Mereka adalah buah cinta kasih dari kedua orang tuanya, pelipur lara, pelengkap kebahagiaan keluarga, penerus cita-cita, dan investasi bagi orang tua terutama saat mereka beranjak dewasa dan orang tua sudah lanjut usia.

Seorang anak juga bisa menjadi penyelamat bagi orang tuanya nanti di akhirat. Bahkan, ada anak-anak yang akan memasangkan mahkota di kepala kedua orang tuanya jika mereka mampu menghafal Al-Qur’an. Namun, anak juga bisa menjadi penghalang bagi orang tua untuk masuk surga jika mereka melakukan kemaksiatan di dunia ini.

Oleh karena itu, Al-Qur’an menempatkan beberapa posisi anak dalam kehidupan ini. Antara lain:

1. Anak sebagai Penyejuk Hati (Qurrota a’yun)

Sebagai Qurrata a’yun (penyejuk hati) bagi kedua orang tuanya, posisi ini adalah yang terbaik bagi seorang anak. Mereka yang dapat menyenangkan hati dan menyejukkan mata kedua orang tuanya. Anak-anak yang ketika diajak beribadah, seperti salat, mereka melakukannya dengan gembira.

Ketika diminta untuk belajar, mereka segera melakukannya. Mereka adalah anak-anak yang memiliki budi pekerti baik, ucapan yang santun, dan tingkah laku yang sopan serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Seperti yang diungkapkan dalam firman Allah Ta’ala:

“Dan orang-orang yang berkata: ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan-pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.'” (QS Al-Furqan: 74)

2. Anak sebagai Perhiasan Dunia (Ziinatun Hayat)

Allah Ta’ala berfirman: