43 Dapur Gizi Telah Berdiri di Banten, 35 Unit Akan Segera Menyusul
43 Dapur Gizi Telah Berdiri di Banten, 35 Unit Akan Segera Menyusul
SERANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi di Provinsi Banten mencapai 43 unit. Sebanyak 35 unit Dapur Gizi lainnya sedang dalam tahap pendirian.
“Di Provinsi Banten, program ini (MBG) telah terealisasi dengan adanya 43 SPPG, sementara 35 lainnya dalam proses pembangunan. Di Kota Serang sendiri, baru terdapat 6 SPPG yang telah beroperasi. Kami terus berupaya untuk mengevaluasi dan menangani berbagai kendala serta keterbatasan yang ada agar hasilnya lebih optimal,” ujar Anggota Komisi IX DPR Tubagus Haerul Jaman dalam sosialisasi Program MBG di SMKN 2, Cipare Kota Serang, Banten, pada Sabtu (17/5/2025).
Acara yang dihadiri sekitar 300 peserta ini turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Meida Octarina dan Staf Administrasi Anggota DPR Ahmad Sanukri S.
Tubagus menjelaskan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan memberikan akses makanan bergizi secara cuma-cuma kepada anak-anak yang masih bersekolah, khususnya di daerah terpencil yang sulit dijangkau. Program ini bertujuan untuk mewujudkan generasi unggul yang sehat dan memiliki daya saing, guna mencapai tujuan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045.
Sebagai program baru, Tubagus menekankan bahwa persiapan dan pelaksanaannya memerlukan perhatian khusus serta kerja sama dari berbagai pihak. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam implementasi Program MBG.
“Kami optimis bahwa dengan dukungan dari masyarakat dan mitra terkait, program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi anak-anak Indonesia. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Meida Octarina mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan BGN. “Kami ingin menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap pihak yang menawarkan layanan pendaftaran menjadi SPPG atau Dapur Gizi dengan janji proses yang mudah dan langsung berjalan, serta meminta imbalan tertentu,” ujar Meida.
