Lima Alasan Mengapa China Mendukung Pakistan dalam Konflik dengan India
ISLAMABAD
China selalu berada di sisi Pakistan. Ini disampaikan dalam percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, dan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.
“Menteri Wang Yi mengapresiasi sikap bijaksana Pakistan dan menghormati pendekatan bertanggung jawab yang mereka ambil dalam situasi yang penuh tekanan,” demikian pernyataan yang dibagikan di platform X.
Menurut kementerian, diplomat utama China menegaskan kembali bahwa Beijing “akan terus setia mendukung Pakistan dalam mempertahankan kedaulatan, integritas teritorial, dan kemerdekaan nasionalnya.”
Victor Gao, Presiden Pusat China dan Globalisasi, telah menyatakan bahwa China siap untuk membela Pakistan jika kedaulatan atau integritas teritorialnya terancam.
Dalam wawancara dengan saluran televisi China, Gao menyoroti kekokohan hubungan antara Pakistan dan China, menggambarkannya sebagai “sekuat baja,” serta menegaskan kembali komitmen saling dukung antara kedua negara.
Dia menyatakan kekhawatiran mendalam atas meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan India, menyebut situasi itu sebagai perhatian global yang serius, dan menegaskan pentingnya segera dilakukan gencatan senjata.
Gao mendesak kedua negara untuk menunjukkan pengendalian diri maksimal, segera menerapkan gencatan senjata, dan mencegah konflik lebih lanjut demi menjaga kedamaian di kawasan tersebut.
Lima Alasan Mengapa China Mendukung Pakistan dalam Konflik dengan India
1. Dukungan China terhadap Pakistan dalam Kondisi Damai dan Perang
Dalam sebuah pernyataan yang tegas, Profesor Victor Gao—yang pernah dekat dengan pemimpin Tiongkok Deng Xiaoping dan menjabat sebagai Wakil Presiden Pusat China dan Globalisasi (CCG), salah satu lembaga pemikir terkemuka di Beijing—mengungkapkan pernyataan yang selama ini diprediksi analis namun belum pernah dikonfirmasi: China siap mendukung Pakistan, baik dalam damai maupun perang, melawan negara manapun yang mengancam kedaulatan dan integritas teritorialnya.
“China dan Pakistan adalah sekutu kuat dalam situasi apapun. Tidak ada yang boleh meragukan aliansi antara kedua negara ini. China akan selalu siap membantu dan mendukung Pakistan setiap kali kedaulatan serta integritas teritorial mereka terancam oleh negara manapun.”
Pernyataan ini bukan sekadar retorika diplomatik. Disampaikan di televisi India di hadapan para pengamat strategis, pernyataan Gao menyampaikan pesan strategis yang jelas, didukung posisinya dan kedekatannya dengan pembuat kebijakan China. Kalimat ini tidak menyisakan ruang untuk keraguan: “negara manapun” bisa jadi India, Amerika Serikat, atau aktor lain yang mungkin mempertimbangkan tindakan terhadap kedaulatan Pakistan.
Pernyataan Gao muncul di tengah ketegangan yang meningkat setelah serangan teror di Pahalgam, India, yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa. India menuduh kelompok berbasis di Pakistan bertanggung jawab dan merespons dengan serangan rudal ke pangkalan udara Pakistan, termasuk Noor Khan dan Murid, sebagaimana dilaporkan oleh Hubungan Masyarakat Antar-Layanan Pakistan (ISPR). Pakistan melaporkan tidak ada kerusakan besar tetapi memperingatkan mereka berhak membalas “pada waktu dan tempat pilihan mereka.”
