6 Fakta Unik Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Seharga Rp32 Triliun: Tidur Bergantian dan Fasilitas Toilet Terbatas
Di balik ketepatan serangan dengan bom tersebut, terdapat cerita tentang ketahanan manusia, disiplin tinggi, dan persiapan psikologis yang matang.
6 Fakta Unik Aktivitas Pilot Pesawat Pengebom B-2 Seharga Rp32 Triliun: Tidur Bergantian dan Fasilitas Toilet Terbatas
1. Selalu Terbang Berdua
Misi B-2, yang diberi kode Operasi Midnight Hammer, merupakan misi terpanjang sejak serangan AS ke Afghanistan pasca-9/11.
Tujuh dari sembilan belas pesawat pengebom B-2 Angkatan Udara melakukan penerbangan jarak jauh dari Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri menuju Iran dan kembali, dalam keheningan komunikasi radio yang nyaris sempurna, didukung oleh armada jet tempur dan pesawat tanker untuk pengisian bahan bakar di udara.
Baca Juga: 5 Misteri Perang Iran dan Israel yang Jarang Diketahui Publik
2. Pilot Dilatih untuk Menerbangkan Pesawat Selama Dua Hari
Di dalam setiap jet, dua orang pilot dilatih tidak hanya dalam peperangan tetapi juga dalam manajemen tidur, nutrisi, dan ketahanan mental.
Toilet kimia, kulkas mini, dan microwave dipasang untuk memastikan para pilot dapat berfungsi optimal selama hampir dua hari di udara. Pendingin yang dipenuhi dengan makanan ringan melengkapi fasilitas tersebut.
3. Fasilitas Toilet Kimia
B-2, yang diproduksi oleh Northrop Grumman, adalah salah satu pesawat pengebom termahal dan tercanggih yang pernah ada. Namun, fasilitas toiletnya sangat sederhana.
Toilet kimia merupakan toilet darurat yang ringkas, ditempatkan di area kokpit. Toilet ini sangat sederhana – tanpa privasi, tanpa air mengalir, dan biasanya hanya digunakan saat benar-benar diperlukan untuk menghindari ketidaknyamanan selama misi yang panjang.
