Berita

Pernikahan: Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pernikahan: Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Menunda pernikahan sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Mengapa? Karena pernikahan merupakan salah satu pintu masuk rezeki bagi manusia.

Pernikahan adalah anugerah besar yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya, baik laki-laki maupun perempuan. Allah telah menghalalkan pernikahan, memerintahkannya, serta mencintai amalan ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

﴿فَانكِحُوا۟ مَا طَابَ لَكُم مِّنَ ٱلنِّسَآءِ مَثنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَۖ فَإِنۡ خِفتُمۡ أَلَّا تَعۡدِلُوا۟ فَوَٰحِدَةً أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُكُمۡۚ ذَٰلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَلَّا تَعُولُوا۟﴾

“Maka nikahilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Tetapi jika kamu khawatir tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki.” (QS. An-Nisa: 3)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

﴿يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ﴾

“Wahai para pemuda, barang siapa di antara kalian yang memiliki kemampuan hendaklah ia menikah. Karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah membantah sekelompok orang yang berkata: Orang pertama berkata, “aku akan salat dan tidak tidur”. Yang kedua berkata, “Aku akan terus berpuasa dan tidak berbuka”. Orang ketiga berkata, “Aku akan meninggalkan perempuan dan tidak akan menikah”.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, “Kalian yang mengatakan demikian dan demikian? Adapun aku demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertakwa kepada-Nya, tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku shalat dan aku pun tidur, dan aku menikahi wanita. Siapa yang membenci sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

Selain menjadi sunnah dari penutup para nabi dan rasul, menikah juga merupakan sunnah dari rasul-rasul lainnya sebelum Nabi Muhammad. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

﴿وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا رُسُلٗا مِّن قَبۡلِكَ وَجَعَلۡنَا لَهُمۡ أَزۡوَٰجٗا وَذُرِّيَّةٗ﴾

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan.” (QS. Ar-Ra’du: 38).