Keberhasilan Klaster Susu Mulya Abadi dalam Program Klasterkuhidupku BRI
PONOROGO – Keberhasilan Klaster Susu Mulya Abadi
Di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, Klaster Susu Mulya Abadi menjadi contoh nyata bagaimana kerjasama antarpeternak dan dukungan dari lembaga keuangan dapat membawa perubahan signifikan di sektor peternakan rakyat.
Dimulai dari 25 orang, kelompok peternak di Dusun Ngelon, Desa Pudak Wetan kini beranggotakan lebih dari 300 peternak dari enam desa. Klaster ini merupakan bagian dari program Klasterkuhidupku yang digagas oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Samsul Hadi, Koordinator Klaster, menyatakan bahwa semangat gotong royong dan keterbukaan adalah kunci utama perkembangan klaster. “Kami membentuk organisasi agar dapat saling membantu dan mencari solusi bersama,” kata Samsul dalam pernyataannya, Kamis (3/7).
Tantangan terbesar datang saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melanda pada tahun 2022, menyebabkan produksi susu turun hingga 50 persen. Namun, dengan dukungan pembiayaan dan fasilitas dari BRI, para peternak berhasil bangkit dan mengganti sapi indukan yang sudah tidak produktif.
Saat ini, klaster tersebut mampu memproduksi susu hingga 10 ton setiap harinya. Proses distribusi dilakukan dua kali sehari dengan penyimpanan dalam mesin pendingin berkapasitas total 7.500 liter, sebelum diangkut oleh truk tangki ke pabrik pengolahan.
Selain dukungan modal, BRI juga memfasilitasi sistem keuangan berbasis rekening. Pembayaran susu dilakukan langsung melalui rekening BRI milik anggota klaster, meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan kelompok.
