Terkait Pengumuman CPNS dan PPPK, Dewan Adat Kaimana Imbau Peserta Seleksi Jaga Kamtibmas
Terkait Pengumuman CPNS dan PPPK, Dewan Adat Kaimana Imbau Peserta Seleksi Jaga Kamtibmas
KAIMANA – Perekrutan CPNS untuk formasi tahun 2024 di Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat mencapai total 225 orang, dengan pembagian 80 untuk Orang Asli Papua (OAP) Kaimana dan 20 persen untuk Non OAP. Angka ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat dalam amanat UU Otonomi Khusus (Otsus) dan menjadi komitmen dari Pemerintah Daerah Kaimana.
Formasi CPNS yang dibuka mencakup beberapa bidang, antara lain pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Sementara itu, formasi PPPK untuk tahun 2024 berjumlah 278 orang yang terdiri dari guru dan tenaga kesehatan.
Ketua Dewan Adat Kaimana, Rumelus Rurbay, menyambut baik langkah ini dan memberikan tanggapan terkait aksi demonstrasi Aliansi CPNS 2024 Kabupaten Kaimana yang digelar pada Senin (14/4/2025) lalu.
Ia memaparkan rekomendasi alokasi yang telah disampaikan Dewan Adat kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana. Terdapat lebih dari 300 lulusan sarjana S1 dan D3 yang bersaing untuk kuota 225. Sementara itu, lebih dari 2.000 lulusan SMA, baik OAP maupun Non OAP, mengikuti tes ini.
“Kami menyambut baik formasi ini. Namun, surat rekomendasi bukanlah jaminan kelulusan. Hasilnya kembali kepada peserta masing-masing berdasarkan nilai tes online mereka. Saat ini, pemerintah belum mengumumkan hasil tes tersebut karena masih dalam proses di BKN,” ujar Rumelus Rurbay, Kamis (24/4/2025).
Menurutnya, banyak peserta OAP yang nilai passing grade CPNS-nya di bawah standar sehingga pengumuman belum dilakukan.
“Para peserta tes mungkin sudah mengetahui nilai masing-masing dan apakah mereka lulus atau tidak. Oleh karena itu, peserta tes diharapkan untuk bersabar,” tambahnya.
