Kekecewaan Pelatih Filipina U-23 Setelah Gawang Mereka Dibobol oleh Senjata Rahasia Timnas Indonesia U-23
Kekecewaan Pelatih Filipina U-23 Setelah Gawang Mereka Dibobol oleh Senjata Rahasia Timnas Indonesia U-23
Kekalahan tipis yang dialami Filipina dari Timnas Indonesia U-23 memicu kekecewaan mendalam bagi pelatih Garrath McPherson. Bukan hanya disebabkan oleh hasil akhir pertandingan yang berakhir 0-1, tetapi juga karena cara terjadinya gol tersebut: berawal dari lemparan jauh Robi Darwis yang menyebabkan gol bunuh diri oleh Jaime Rosquillo di menit ke-23.
Dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat malam, Filipina tampil cukup solid dan mampu memberikan tekanan kepada Indonesia. Namun, semua buyar akibat satu momen krusial dari sisi lapangan.
“Long throw adalah senjata yang sah dalam sepak bola. Kami juga menggunakannya. Namun tentu saja mengecewakan jika kebobolan dari situasi bola mati seperti itu,” ungkap McPherson usai pertandingan.
Pelatih asal Skotlandia tersebut mengakui bahwa kurangnya waktu persiapan menjadi salah satu alasan utama mengapa lini belakang Filipina gagal mengantisipasi lemparan panjang Robi Darwis, yang dikenal sebagai spesialis long throw di skuad Garuda Muda.
