Profil Lengkap BEM UGM 2025 Setelah Mundur dari BEM SI
Profil Lengkap BEM UGM 2025 Setelah Mundur dari BEM SI
JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) secara resmi menarik diri dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) setelah berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII yang berlangsung di Padang, Sumatra Barat.
Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi @bemkm_ugm pada 18 Juli 2025. Ketua BEM KM UGM, Tiyo Ardianto, menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga independensi gerakan mahasiswa dan komitmen untuk berpihak pada rakyat.
“Kami memilih jalan sunyi tapi bercahaya: setia bersama rakyat,” tegas Tiyo dalam unggahan tersebut.
BEM UGM menilai bahwa forum BEM SI kini dipenuhi konflik internal yang tidak lagi substansial dan terkesan terlalu dekat dengan kekuasaan. Mereka juga mengkritik adanya karangan bunga dari Badan Intelijen Negara (BIN) yang dianggap mencederai marwah perjuangan mahasiswa.
Selain itu, insiden kekerasan antar peserta Munas yang menyebabkan dua mahasiswa terluka turut menjadi alasan mundurnya BEM UGM dari aliansi tersebut.
Siapa Ketua BEM KM UGM 2025?
Tiyo Ardianto adalah Ketua BEM KM UGM 2025. Ia merupakan mahasiswa Fakultas Filsafat angkatan 2021. Di bawah kepemimpinannya, BEM KM UGM mengusung Kabinet Transformasi dengan semangat gerakan yang bersinar, memperkuat jejaring, dan menggugah perubahan.
Struktur Kabinet Transformasi BEM KM UGM 2025
BEM KM UGM 2025 terdiri dari berbagai bidang strategis yang dikelola oleh mahasiswa-mahasiswa unggulan UGM dari berbagai jurusan.
1. Bidang Kemasyarakatan
Wakil Ketua Bidang Kemasyarakatan: Muhammad Riendy Tri Putra
Koordinator Bidang Kemasyarakatan 1: Besta Fajar Bagaskara
Koordinator Bidang Kemasyarakatan 2: Ahimsa Muhammad Noor
Kepala Departemen Sosial Masyarakat: Minarni Kukilo Buhana
Kepala Departemen Pengembangan Masyarakat Desa: Rakha Abiyyu Indrafarras Basoeki
2. Bidang Analisis
Wakil Ketua Bidang Analisis: Sheron Adam Funay
Koordinator Bidang Analisis: Jires Sinaga
Kepala Departemen Penelitian dan Pengembangan: Rindra Adriansyah
