Kekuatan Militer Kamboja: Kecil Namun Signifikan
PHNOM PEHN
Angkatan militer Kamboja menggambarkan kombinasi dari warisan sejarah, modernisasi bertahap, dan dinamika geopolitik kawasan.
Walaupun belum masuk dalam daftar kekuatan militer utama dunia, Kamboja telah berupaya untuk memperkuat dan menyesuaikan angkatan bersenjatanya dengan tantangan masa kini.
Berikut adalah tinjauan menyeluruh mengenai kekuatan militer di Kamboja:
1. Struktur dan Organisasi Militer
Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (Royal Cambodian Armed Forces – RCAF) terdiri dari tiga cabang utama:
Angkatan Darat (Royal Cambodian Army): Ini adalah komponen terbesar dengan sekitar 85.000 personel. Terdiri dari 11 divisi infanteri yang dilengkapi dengan dukungan artileri dan lapis baja.
Sektor operasional terbagi menjadi enam wilayah militer, masing-masing mencakup beberapa provinsi dan dipimpin oleh seorang Mayor Jenderal.
Angkatan Laut (Royal Cambodian Navy): Bertanggung jawab atas keamanan perairan Kamboja, termasuk patroli di sungai dan pesisir.
Walau ukurannya relatif kecil, angkatan laut ini memainkan peran penting dalam menjaga kedaulatan maritim negara.
Angkatan Udara (Royal Cambodian Air Force): Memiliki peran terbatas dengan armada pesawat yang kecil. Fokus utamanya adalah pada pengawasan udara dan dukungan logistik.
2. Anggaran Pertahanan
Belanja militer Kamboja telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
