Ringkasan Merah Putih One For All, Film Animasi Lokal Berbiaya Rp6,8 Miliar yang Dikritik
Sinopsis Merah Putih One For All, Film Animasi Indonesia yang Dihujani Kritik
JAKARTA – Film animasi Indonesia Merah Putih One For All saat ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukannya menerima apresiasi, film ini justru ramai dibicarakan karena banyaknya kritik dari pengguna internet.
Diproduksi oleh Perfiki Kreasindo, film ini pada awalnya diharapkan menjadi hiburan spesial menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia. Namun, perhatian masyarakat justru terfokus pada kualitas visual yang dianggap tidak sepadan dengan standar film animasi masa kini, terutama setelah diketahui bahwa biaya produksinya mencapai Rp6,8 miliar.
Sorotan Kritis dari Warganet
Gelombang kritik dimulai dari beredarnya potongan film di platform media sosial. Banyak pengguna internet merasa bahwa animasi yang disajikan tampak di bawah standar dan kurang sesuai untuk produksi dengan anggaran sebesar itu. Beberapa bahkan menyebut proyek ini sebagai pemborosan dana.
“Ini mah buang-buang anggaran doang,” komentar seorang pengguna media sosial.
