Tragedi Pembunuhan Ken Arok di Meja Makan yang Mengejutkan Tumapel
Tragedi Pembunuhan Ken Arok di Meja Makan yang Mengejutkan Tumapel
JAKARTA – Ken Arok, penguasa Tumapel sekaligus pendiri Kerajaan Singasari, menikahi seorang janda cantik bernama Ken Dedes. Sebelum bersanding dengan Ken Arok, Ken Dedes telah memiliki seorang putra, Anusapati, dari pernikahannya dengan Tunggul Ametung, seorang akuwu Tumapel yang berada di bawah naungan Kerajaan Kediri.
Setelah berhasil melakukan pemberontakan yang berujung pada kematian Tunggul Ametung, Ken Arok menikahi Ken Dedes. Dari hubungan ini, lahir tiga putra: Mahisa Wunga Teleng, Panji Saprang, Agnibaya, serta seorang putri bernama Dewi Rimbu. Sementara itu, dari pernikahan dengan istri pertamanya, Ken Umang, Ken Arok memiliki tiga putra yaitu Panji Tohjaya, Panji Sudatu, Tuan Wregola, dan seorang putri yang diberi nama Dewi Rambi.
Dalam perjalanan hidupnya, terdapat perbedaan perlakuan antara delapan anak biologis Ken Arok dengan kedua istrinya, dan anak sambungnya, Anusapati. Anusapati merasa bingung dengan perlakuan berbeda yang diterimanya dari Ken Arok. Ken Dedes sendiri sejak awal berusaha merahasiakan peristiwa pembunuhan Tunggul Ametung oleh Ken Arok.
Sejarawan Prof Slamet Muljana dalam bukunya, “Tafsir Sejarah Nagarakretagama,” mengungkapkan bahwa Prasasti Mula-Malurung memperlihatkan perbedaan perlakuan Ken Arok terhadap kesembilan anaknya. Prasasti itu menjelaskan bahwa para Raja Kediri setelah tahun 1222 adalah keturunan Raja Rajasa atau Ken Arok, yaitu Bhatara Parameswara Mahisa Wunga Teleng, Guning Bhaya atau Agni Bhaya, dan Tohjaya, anak Ken Arok dan Ken Umang.
Penobatan Mahisa Wunga Teleng sebagai Raja Kediri menimbulkan rasa iri dan gusar pada Anusapati, yang merasa dirinya adalah putra sulung Raja Rajasa. Inilah yang menjadi latar belakang keluhan Anusapati kepada ibunya, Ken Dedes.
Kakawin Pararaton akhirnya mengungkap bagaimana Ken Dedes menyatakan rahasia yang selama ini tersembunyi, bahwa Anusapati adalah anak tiri Ken Arok. Ken Dedes juga menjelaskan bagaimana ayah kandung Anusapati dibunuh oleh Ken Arok, ayah angkatnya.
Setelah mengetahui bahwa dirinya hanyalah anak tiri Raja Rajasa, Anusapati berniat membalas dendam atas kematian ayahnya dan merebut kekuasaan Raja Rajasa. Niat tersebut terlaksana dengan bantuan seseorang yang diutusnya.
Pararaton mencatat bahwa Raja Rajasa tewas dibunuh oleh orang dari Batil, suruhan Anusapati, dengan tusukan Keris Gandring saat senja ketika sang Prabu tengah bersantap. Penjelasan Pararaton ini selaras dengan deskripsi di Prasasti Mula-Malurung yang menyebutkan Ken Arok wafat saat bertahta.
