Berita

Tiga Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Teks Arab, Latin, dan Keutamaannya

3 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Teks Arab, Latin, dan Keutamaannya

Di dalam Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah adalah surat kedua yang juga merupakan surat terpanjang, dengan 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf, tergolong sebagai surat Madaniyah. Tiga ayat terakhirnya, yaitu ayat 284-286, memiliki keutamaan tersendiri dan sangat baik untuk dibaca dan diamalkan oleh kaum Muslim.

Keutamaan Tiga Ayat Terakhir Surat Al Baqarah

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menjelaskan dalam “Ahkam Al-Qur’an Al-Karim” bahwa membaca dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah di malam hari dapat memberikan kecukupan. Ayat-ayat tersebut mengandung doa yang memohon kebaikan dunia dan akhirat.

Bacaan 3 Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah (284-286)

Ayat 284

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lillaahi maa fissamaawaati wa maa fil ard; wa in tubduu maa fiii anfusikum aw tukhfuuhu yuhaasibkum bihil laa; fayaghfiru li mai yashaaa’u wa yu’azzibu mai yashaaa u;wallaahu ‘alaa kulli shai in qadiir

Artinya: Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan bumi. Jika kamu nyatakan atau sembunyikan apa yang ada di hatimu, Allah akan memperhitungkannya. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Ayat 285

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Aamanar-Rasuulu bimaaa unzila ilaihi mir-Rabbihii walmu’minuun; kullun aamana billaahi wa Malaaa’ikathihii wa Kutubhihii wa Rusulih laa nufarriqu baina ahadim-mir-Rusulihii wa qooluu sami’naa wa ata’naa ghufraanaka Rabbanaa wa ilaikal-masiir

Artinya: Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, begitu pula orang-orang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. Mereka berkata, “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu kami kembali.”

Ayat 286

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

La yukallifullahu nafsan illa wusaha, laha ma kasabat wa alaiha maktasabat, rabbana la tu’akhizna in nasina au akhta’na, rabbana wa la tahmil alaina isran kama hamaltahu alal-lazina min qablina, rabbana wa la tuhammilna ma la taqata lana bih(i), wafu anna, wagfir lana, warhamna, anta maulana fansurna alal qaumil-kafirin

Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat pahala dari kebajikan yang dikerjakannya dan mendapat siksa dari kejahatan yang diperbuatnya. Mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat seperti yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak sanggup memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”

Manfaat Membaca Tiga Ayat Terakhir Surat Al Baqarah

Tiga ayat terakhir Surat Al Baqarah ini diturunkan secara khusus kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

1. Mengusir Setan

Segala sesuatu memiliki puncak, dan puncak Al-Qur’an adalah Surat Al-Baqarah. Di dalamnya terdapat ayat yang menjadi “pemimpin” dari ayat-ayat Al-Qur’an, yaitu Ayat Kursi. Ayat ini jika dibaca di sebuah rumah yang terdapat setan, maka setan tersebut akan keluar. (HR. Abdur Razzaq).

2. Dibukakan Pintu Langit

Dari Ibnu Abbas yang menceritakan bahwa ketika Rasulullah SAW sedang bersama Malaikat Jibril, beliau mendengar suara dari atasnya. Malaikat Jibril berkata, “Ini adalah pintu langit yang dibuka, yang sebelumnya tidak pernah dibuka.” Lalu turunlah seorang malaikat, dan berkata kepada Nabi SAW: “Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu yang sebelumnya tidak pernah diberikan kepada seorang nabi pun, yaitu Fatihatul Kitab dan ayat-ayat terakhir Surat Al-Baqarah. Tidaklah engkau membaca satu huruf dari keduanya melainkan engkau akan diberi.” (HR. Muslim dan An Nasai).

3. Akan Berkecukupan

Dari Ibnu Mas’ud, Nabi SAW bersabda: Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah pada malam hari, maka kedua ayat tersebut akan mencukupinya. (HR. Imam Ahmad).

Demikianlah tiga ayat terakhir Surat Al Baqarah beserta manfaatnya. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam.