Olahraga

Misteri Keyakinan Alex Pereira: Perjalanan Spiritual di Balik Oktagon, Benarkah Mualaf?

Misteri Keyakinan Alex Pereira: Perjalanan Spiritual di Balik Oktagon, Benarkah Mualaf?

Di balik kerasnya dunia UFC, keyakinan sering menjadi dasar kekuatan bagi seorang atlet. Beberapa petarung terbuka tentang spiritualitas mereka, sementara yang lain lebih tertutup.

Juara kelas berat ringan UFC, Alex Pereira, masuk dalam kategori yang lebih tertutup ini. Dikenal dengan ketahanan dan pukulan mautnya, petarung berjuluk Poatan ini lebih memilih berbicara dengan aksinya di ring. Namun, di balik sikap dinginnya, terdapat perjalanan hidup yang menarik, termasuk spekulasi mengenai perubahan spiritualnya.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh BERITA88, pada tahun 2015 ada klaim mengejutkan bahwa Alex Pereira telah memeluk Islam. Seorang tokoh agama, Sheikh Taqi Al-Din, menyatakan bahwa petarung asal Brasil ini mencari ‘kedamaian batin, kepuasan, dan karakter sempurna’ dan menemukannya dalam ajaran Islam. Bahkan, disebutkan bahwa Pereira mengunjungi Federasi Asosiasi Muslim di Brasil dan mengucapkan Syahadat.

Bagi Pereira, agama tampaknya menjadi lebih dari sekadar pedoman hidup. Ini menjadi sumber kekuatan, cara untuk melawan masa lalu yang kelam, terutama masalah ketergantungan alkohol yang pernah menghantuinya.

Dalam wawancara sebelumnya, Pereira mengungkapkan betapa pentingnya agama dalam mengatasi masalah pribadi, dan ia merasa bangga berbagi pengalamannya untuk membantu orang lain. Sebuah video yang beredar di dunia maya juga memperkuat keyakinan ini, menampilkan momen di mana Pereira mengucapkan Syahadat.

Lahir dari Suku Adat Brasil dan Sempat Dikabarkan Beragama Kristen

Alex Pereira lahir di Brasil pada tahun 1987, berasal dari suku Pataxo, kelompok masyarakat adat dengan akar budaya yang kuat di wilayah Bahia. Walaupun warisan budayanya membentuk identitasnya, masa kecil Pereira di favela tidaklah mudah.

Ia putus sekolah dan bekerja keras untuk bertahan hidup, sebelum akhirnya terjerumus ke dalam alkoholisme saat remaja. Titik balik dalam hidupnya terjadi pada 2009, ketika ia menemukan kickboxing.

Olahraga ini menjadi penyelamatnya, menjauhkannya dari kecanduan dan membawanya ke dunia disiplin dan tujuan. Terlepas dari akar budayanya, spekulasi mengenai agama kelahirannya muncul. Mengingat nama belakang dan warisan Brasilnya, banyak yang percaya ia dibesarkan dalam keluarga Kristen.

Bahkan, sebuah unggahan di Reddit menunjukkan foto-foto Pereira di gereja, mengindikasikan bahwa agama Katolik mungkin masih menjadi bagian dari hidupnya. Namun, pertanyaan mengenai keyakinan agama Alex Pereira kembali mencuat baru-baru ini setelah unggahan samar dari sesama petarung UFC, Paulo Costa.

Costa membagikan video Pereira mengucapkan Syahadat dan menulis komentar yang menimbulkan pertanyaan apakah Poatan masih seorang Muslim atau tidak. Lebih lanjut, seorang penggemar dalam komentar di unggahan Costa mengklaim bahwa perpindahan agama Pereira mungkin hanya sebagai bentuk penghormatan kepada pelatihnya saat itu dan sebagai upaya untuk berhenti minum, bukan karena keyakinan agama yang mendalam.

Disebutkan pula bahwa Pereira kini telah kembali berhubungan dengan kepercayaan leluhurnya yang dianggap sebagai kepercayaan pagan. Hal ini memunculkan kemungkinan menarik, apakah perpindahan agama Pereira hanyalah tindakan simbolis atau fase sementara dalam perjalanannya? Apakah Islam baginya adalah batu loncatan pribadi, bukan komitmen seumur hidup?

Yang pasti, perjalanan spiritual Alex Pereira sama kompleksnya dengan karier bertarungnya di oktagon. Dari akar budaya adatnya, kabar perpindahannya ke Islam, hingga kemungkinan hubungannya dengan agama Kristen, Poatan tetap menjadi teka-teki yang menarik untuk dipecahkan. Keyakinan sejati sang juara, untuk saat ini, masih menjadi misteri di balik keganasannya di atas ring.