Agama

8 Keistimewaan Surat Ar Rahman, Poin Terakhir Menjamin Syafaat di Hari Akhir

8 Keistimewaan Surat Ar Rahman, Poin Terakhir Menjamin Syafaat di Hari Akhir

Surat Ar Rahman, atau dikenal sebagai Arus Al Quran, secara harfiah berarti pengantin Al Quran. Surat ini sarat dengan berbagai keistimewaan.

Imam Baihaqi meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad bersabda: “Segala sesuatu memiliki pengantin, dan pengantinnya Al Quran adalah Ar Rahman.” Nama ini diberikan karena keindahan surah tersebut dan karena pengulangan ayat fabi ayyi aalaa’i Rabbikuma Tukadziban, yang diibaratkan seperti ragam hiasan yang dikenakan oleh pengantin.

Ar Rahman sendiri merupakan salah satu Nama Allah yang berarti “Maha Pemberi nikmat dunia dan akhirat.” Ini sebagai pengingat bagi manusia atas berbagai nikmat Allah yang sering terlupakan. Tema utama surat ini adalah uraian tentang nikmat Allah, dimulai dari nikmat terbesar yaitu Al Quran.

Menurut pendapat Thabathaba’i, surat ini mengisyaratkan ciptaan Allah dengan berbagai aspek di langit dan di bumi, darat dan laut, manusia dan jin, di mana Allah mengatur semuanya dalam satu sistem yang bermanfaat bagi manusia dan jin, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Keistimewaan Surat Ar Rahman

1. Membantu Memperbanyak Pujian kepada Allah

Kata “Ar Rahman” sendiri mendorong kita untuk memuji Allah dengan memahami bahwa Allah Maha Pemurah. Membaca Ar Rahman dengan sepenuh hati memberikan banyak keutamaan.

2. Mengingatkan Sifat Ar Rahman Allah

Isi surat Ar Rahman menjelaskan banyaknya nikmat Allah. Ini mengingatkan kita bahwa Allah adalah Ar Rahman, sehingga kita juga terdorong untuk bersikap kasih sayang kepada Allah dan sesama makhluk.

3. Menghindari Kufur atas Nikmat

Surat Ar Rahman menjelaskan banyak nikmat Allah, seperti pada ayat ketiga “telah menciptakan manusia”. Membacanya dengan sepenuh hati membuat kita lebih bersyukur dan menghindari sikap kufur, karena hidup kita adalah anugerah dari Allah.

4. Menyadari Keberadaan Makhluk Lain yang Beribadah kepada Allah

Selain manusia, Jin juga beribadah kepada Allah dan memiliki Nabi Muhammad sebagai Rasul. Ini menunjukkan bahwa ciptaan Allah tidak terbatas pada yang tampak saja. Allah menciptakan kerajaan Jin dan alam-alam tidak tampak lainnya.