Mengapa AS Sulit Menyaingi China dalam Dominasi Logam Tanah Jarang
JAKARTA – China Perketat Ekspor Logam Tanah Jarang
Bulan lalu, China menerapkan pembatasan baru pada ekspor mineral langka seperti logam tanah jarang dan magnet. Meskipun ini bukan larangan penuh, kebijakan ini secara efektif menghentikan pengiriman logam tanah jarang.
Hal ini menjadi masalah besar karena dominasi teknologi, militer, dan ambisi energi bersih Amerika Serikat sangat bergantung pada logam tanah jarang. Gangguan terbaru ini menunjukkan kelemahan AS, sementara China telah membangun dominasi dalam mineral langka yang memiliki peran strategis selama bertahun-tahun.
Tanpa tindakan cepat untuk mengembalikan kekuatan industri, meningkatkan inovasi, dan melatih tenaga kerja ahli, AS bisa kehilangan keunggulan ekonomi dan militernya.
Contoh dari Jepang
Jepang pernah menghadapi situasi serupa pada tahun 2010 saat terjadi konflik maritim dengan China, yang memaksa mereka untuk mengembangkan rantai pasokan alternatif. Tokyo kemudian menginvestasikan sumber dayanya dalam penambangan baru dan substitusi material.
