Antre atau Antri, Penulisan Mana yang Tepat?
Antre atau Antri, Penulisan Mana yang Tepat?
JAKARTA – Ketika membaca berbagai artikel di media atau berkunjung ke tempat-tempat umum seperti toko, bank, atau stasiun pengisian bahan bakar, kita sering menemukan kata antre dan antri. Tapi, dari kedua kata tersebut, manakah yang benar penulisannya?
Penting bagi siswa, mahasiswa, penulis, dan editor untuk memahami penulisan yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Pengetahuan ini harus diterapkan dalam penulisan tugas akademik maupun artikel di media. Untuk mengetahui penulisan yang tepat, kita harus merujuk pada KBBI. Terkadang, kata yang kita anggap baku ternyata adalah bentuk yang tidak baku.
Antre atau antri?
Jika kita mencari kata ‘antri’ di KBBI daring, kita tidak akan menemukan hasilnya. Namun, jika kita mengetikkan ‘antre’, artinya langsung dapat kita lihat.
Di dalam KBBI, antre berarti berdiri berjajar menunggu giliran untuk mendapatkan sesuatu seperti tiket, ransum, atau bahan bakar. Kata turunan dari antre meliputi mengantre, antrean, dan pengantre.
Contoh penggunaan kata antre dalam kalimat
1. Para penggemar rela antre sejak pagi untuk mendapatkan tiket konser artis internasional.
2. Warga yang terdampak kekeringan harus antre berjam-jam untuk mendapatkan pasokan air bersih dari pemerintah.
3. Silakan antre di sini.
Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa penulisan yang benar adalah antre, sedangkan antri adalah bentuk yang tidak baku. Semoga artikel ini bermanfaat.

