politik

Apakah Bawa Nyamuk? Taktik Tameng Manusia yang Diterapkan Israel di Gaza

Apakah Bawa Nyamuk? Taktik Tameng Manusia yang Diterapkan Israel di Gaza

GAZA – Sejumlah prajurit Israel mengungkapkan bahwa praktik memanfaatkan warga Palestina sebagai pelindung manusia di Gaza mempercepat pelaksanaan operasi, menghemat penggunaan amunisi, serta melindungi anjing tempur dari risiko cedera atau kematian.

Para prajurit ini, yang menyatakan bahwa mereka tidak lagi bertugas di Gaza, mengaku pertama kali menyadari penggunaan tameng manusia tersebut tak lama setelah pecahnya perang.

Apakah Bawa Nyamuk? Taktik Tameng Manusia yang Diterapkan Israel di Gaza

Berdasarkan laporan The Associated Press, perintah untuk “bawa nyamuk” sering kali disampaikan melalui komunikasi radio, ujar mereka. Para prajurit menjalankan perintah dari para komandan mereka, di mana setiap unit infanteri memanfaatkan warga Palestina untuk membersihkan bangunan sebelum mereka memasukinya.

“Begitu ide ini diperkenalkan, ide tersebut langsung tersebar luas,” ungkap seorang prajurit berusia 26 tahun. “Orang-orang melihat betapa efektif dan mudahnya hal tersebut.”

Ia menggambarkan sebuah rapat perencanaan pada tahun 2024, di mana seorang komandan brigade menunjukkan slide kepada komandan divisi bertuliskan “tangkap nyamuk” dan menyarankan bahwa mungkin mereka dapat “menangkap satu nyamuk di jalanan”.

Petugas itu menyusun dua laporan insiden untuk komandan brigade yang merinci penggunaan tameng manusia, laporan ini kemudian dilanjutkan ke kepala divisi, ujarnya.

Sementara itu, beberapa warga Palestina mengatakan kepada The Associated Press bahwa pasukan Israel secara sistematis memaksa warga Palestina untuk bertindak sebagai pelindung manusia di Gaza, mengirim mereka ke dalam bangunan dan terowongan untuk memeriksa keberadaan bom dan pejuang.