Berita

Mengungkap Garda Revolusi Islam: Pasukan Elite Iran dalam Konflik Melawan Israel

Mengungkap Garda Revolusi Islam: Pasukan Elite Iran dalam Konflik Melawan Israel

TEHERAN – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memainkan peran sentral dalam konflik antara Iran dan Israel. Pasukan ini memimpin serangan balasan terhadap tindakan militer Zionis meskipun sejumlah komandan puncaknya telah gugur sejak konflik dimulai Jumat lalu.

IRGC telah berfungsi sebagai pasukan militer elit yang setia kepada Pemimpin Tertinggi Iran sejak didirikan pasca-Revolusi Islam 1979, dengan misi mempertahankan pemerintahan ulama Muslim Syiah.

Meskipun terpisah dari angkatan bersenjata reguler, IRGC tetap dianggap sebagai bagian integral dari negara Iran, dengan Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan cabang intelijen yang berdiri sendiri.

Baca Juga: Iran Tembakkan Rudal Sejjil ke Israel: Gerbang Neraka Akan Terbuka untuk Zionis!

Menurut laporan yang diambil dari sumber berita pada Kamis (19/6/2025), IRGC bertanggung jawab langsung kepada Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

IRGC menyatakan bahwa mereka memiliki sekitar 150.000 personel militer, dengan unit yang mencakup Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Mereka juga mengawasi milisi keagamaan Basij, pasukan paramiliter sukarelawan yang setia kepada institusi ulama dan sering digunakan untuk mengatasi protes antipemerintah.

Anggota Basij melancarkan aksi “gelombang manusia” melawan pasukan Irak selama perang di tahun 1980-an. Selama masa damai, mereka bertugas menegakkan norma-norma sosial Islam Syiah di Iran.

Para analis memperkirakan relawan Basij bisa mencapai jutaan orang, dengan lebih dari 1 juta anggota aktif yang terlibat.