Penghentian Pengiriman Senjata AS ke Ukraina, Kekhawatiran Kyiv Terhadap Serangan Rusia Meningkat
Penghentian Pengiriman Senjata AS ke Ukraina, Kekhawatiran Kyiv Terhadap Serangan Rusia Meningkat
KYIV – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menangguhkan beberapa pengiriman senjata ke Ukraina yang telah dijanjikan selama masa pemerintahan Presiden Joe Biden. Keputusan ini membuat Kyiv khawatir bahwa Rusia akan meningkatkan serangannya.
Janji-janji dari era Biden, yang mencakup pengiriman amunisi untuk mendukung pertahanan Ukraina, kini sedang ditinjau ulang karena Pentagon menilai kembali ketersediaan persediaan saat ini. Langkah ini mungkin mencerminkan perubahan prioritas di bawah Presiden Donald Trump, yang mendorong pengendalian postur militer global.
“Keputusan ini diambil untuk mengutamakan kepentingan Amerika setelah mengevaluasi kembali dukungan dan bantuan militer yang diberikan negara kita kepada negara-negara lain di seluruh dunia,” ujar juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, dalam sebuah pernyataan.
Penilaian internal oleh Pentagon mengungkapkan bahwa beberapa persediaan “sangat rendah” untuk segera dipindahkan ke Ukraina, ungkap seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim, menurut laporan Politico, Kamis (3/7/2025).
“Militer Amerika tidak pernah lebih siap dan lebih mampu,” tambah juru bicara Pentagon Sean Parnell, seraya mencatat bahwa rancangan undang-undang pajak dan belanja pertahanan yang besar di Kongres akan membantu memodernisasi sistem untuk pencegahan jangka panjang.
