Berita

Penangkapan Tukang Kayu Bernama Yesus di AS

WASHINGTON – Penangkapan Tukang Kayu Bernama Yesus di AS

Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat (AS) telah menahan Jesus Teran, seorang imigran asal Venezuela sekaligus insinyur sipil yang bekerja sebagai tukang kayu di Imperial, Pennsylvania. Nama Yesus yang dimilikinya membuat komunitas gereja di Amerika kini berusaha keras untuk membebaskannya.

Jesus Teran telah ditahan oleh ICE sejak 8 Juli setelah pemeriksaan rutin di kantor lembaga tersebut di Pittsburgh.

Jesus Teran, yang berusia 35 tahun, dilaporkan tidak memiliki catatan kriminal dan sempat ditahan di Penjara Regional Utara di Moundsville, Virginia Barat, sebelum dipindahkan ke Pusat Pemrosesan Moshannon Valley. Fasilitas ini dikelola oleh kontraktor swasta, GEO Group, di Phillipsburg, Pennsylvania, yang berjarak sekitar tiga jam dari rumahnya.

Kasus Jesus Teran menggarisbawahi perhatian serius terhadap praktik penegakan hukum imigrasi di AS, terutama terkait individu yang sudah terintegrasi dalam komunitas mereka dan tidak memiliki catatan kriminal.

Jesus Teran tiba di Amerika Serikat pada tahun 2021, setelah melarikan diri dari situasi kacau di Venezuela dan mencari suaka untuk bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. Awalnya, ia ditolak masuk pada tahun 2015, tetapi berhasil memasuki AS enam tahun kemudian.

Hingga Rabu sore, basis data ICE belum mencatat apa pun tentang Jesus Teran.