Berita

Asuransi Lingkungan Jadi Alat Strategis untuk Mitigasi Kerusakan Alam

Asuransi Lingkungan Jadi Alat Strategis untuk Mitigasi Kerusakan Alam

JAKARTA – Kerusakan lingkungan akibat polusi limbah industri, kebocoran minyak, hingga tumpahan bahan kimia tidak hanya berdampak pada ekologi, tetapi juga menyebabkan kerugian finansial yang signifikan. Dampak ini meninggalkan kerusakan yang memerlukan waktu lama untuk diperbaiki.

Ironisnya, kesadaran industri mengenai pentingnya alat mitigasi seperti Asuransi Lingkungan Hidup (ALH) masih tergolong rendah. Sementara itu, ALH tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan finansial, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata terhadap praktik bisnis berkelanjutan.

Terkait pentingnya ALH, Indonesia Re melalui Indonesia Re Institute menyelenggarakan iLearn Thematic Webinar bertema ‘Beyond Greenwashing: How Environmental Insurance Can Truly Drive Sustainability’. Acara ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor asuransi, pemerintahan, organisasi lingkungan, hingga lembaga pelaporan keberlanjutan.

Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM dan Corporate Secretary Indonesia Re, Robbi Yanuar Walid, menekankan pentingnya transparansi dan tanggung jawab sosial lingkungan dalam membangun kepercayaan publik terhadap sektor keuangan.