Internasional

Bendera Israel Berkibar di Maroko Selama Latihan Militer, Dunia Berang

Bendera Israel Berkibar di Maroko Selama Latihan Militer, Dunia Berang

RABAT – Latihan militer tahunan ‘Singa Afrika’ dimulai di Maroko minggu lalu, di mana pasukan dari berbagai negara terlihat berbaris di atas karpet merah dan diapit oleh deretan bendera. Di antara bendera tersebut, bendera biru dan putih Israel berkibar, menandai pemandangan yang tidak umum di tanah Maroko.

Latihan tahunan ini, yang diorganisir bersama antara Rabat dan Komando Afrika dari Amerika Serikat, mengumpulkan 10.000 tentara dari lebih dari 40 negara peserta.

Ini adalah ketiga kalinya Israel berpartisipasi dalam latihan tersebut. Namun, berbeda dengan tahun lalu ketika keterlibatan Israel tidak dipublikasikan di tengah konflik di Gaza untuk menghindari reaksi keras dari Maroko, partisipasi tahun ini dilaksanakan secara terbuka.

“Rezim Maroko tidak hanya berkolaborasi dengan militer (Israel) tetapi juga memamerkannya secara terbuka tanpa rasa malu, saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa untuk itu,” ungkap Yassir Abbadi, dari Front Maroko untuk Dukungan Palestina dan Menentang Normalisasi, kepada BERITA88.

Foto-foto tentara Israel di Maroko menuai kritik tajam di internet, termasuk satu foto yang menunjukkan pasukan dari Brigade Golani mengibarkan bendera Israel dan lambang batalion mereka selama latihan.

Pada akhir Maret, pasukan dari Brigade Golani terlibat dalam pembunuhan 15 pekerja darurat Palestina di Gaza dan menggali kuburan massal untuk menyembunyikan kejahatan tersebut.

Menanggapi foto tersebut, Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk Palestina, meminta Rabat untuk menegakkan supremasi hukum dan menangkap para tentara Israel dari brigade tersebut.

“Jika dikonfirmasi, ini akan menandai ambang batas baru dalam kebejatan dan pelanggaran kewajiban internasional untuk menyelidiki dan mengadili individu yang terlibat dalam kejahatan kekejaman,” ujar dia.

Sementara itu, warga Israel merayakan kehadiran mereka di negara Afrika Utara tersebut.

Sebuah video viral menunjukkan dua tentara Israel, salah satunya mengenakan thobe Maroko, keluar dari kendaraan militer dan menari untuk merayakan.

Secara terpisah, dilaporkan bahwa dua tentara Israel yang terlibat dalam latihan tersebut mengalami cedera di Maroko selama kecelakaan mobil.

Mengabaikan Rakyat

“Kita harus membedakan dengan jelas antara penduduk Maroko dan pihak berwenang, dengan Raja Mohamed VI sebagai pemimpinnya,” ujar Abdelkader Abderrahmane, pakar independen tentang keamanan dan geopolitik Afrika Utara.

“Penduduk Maroko secara umum selalu menunjukkan dukungannya terhadap rakyat Palestina dan penderitaan mereka di Gaza,” tambah dia kepada BERITA88.