Bus ALS Alami Kecelakaan, Akses ke Terminal Bukit Surungan Sementara Ditutup
Bus ALS Alami Kecelakaan, Akses ke Terminal Bukit Surungan Sementara Ditutup
JAKARTA – Bus dari perusahaan Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan di dekat Terminal Bukit Surungan, Padang Panjang, Sumatera Barat, yang berakibat pada meninggalnya 11 orang. Untuk sementara, arus lalu lintas di lokasi tersebut ditutup.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Damkar, TNI, dan Polri sedang melakukan evakuasi bus ALS yang terguling di sekitar Terminal Bukit Surungan. Masih ada satu korban yang terjebak di bawah badan bus.
Oleh karena itu, akses ke Terminal Bukit Surungan ditutup sementara untuk memudahkan proses evakuasi. Lalu lintas dialihkan ke jalur veteran karena terdapat dua jalur penghubung di daerah tersebut.
Masyarakat berkerumun untuk menyaksikan proses evakuasi bus yang terguling, sehingga petugas memberikan garis polisi untuk membatasi akses agar tidak mengganggu proses tersebut.
Petugas menggunakan crane dan alat pemotong baja untuk memotong bagian bus yang menghalangi evakuasi korban. Durasi evakuasi belum dapat dipastikan.
Menurut Brigadir Rizky Yudha dari Satlantas, kecelakaan diduga terjadi karena kehilangan fungsi rem pada bus yang datang dari Bukittinggi menuju Padang, sehingga bus besar tersebut kehilangan kendali dan terguling.
“Bus ALS dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang mengalami hilang fungsi pengereman saat tiba di dekat simpang Terminal Busur, hingga menyebabkan bus terbalik,” jelasnya.
Kecelakaan ini menyebabkan seorang balita berusia 2,5 tahun meninggal dunia, sementara 13 penumpang lain yang sebelumnya terjebak telah berhasil dievakuasi.
“Kami memberikan informasi tentang kondisi lalu lintas di Wilkum Polres Padang Panjang, tepatnya di Kelurahan Bukit Surungan, pada Selasa, 6 Mei 2025, setelah kecelakaan terjadi,” ujar Rizky, Selasa (6/5/2025).
Kantor Basarnas Padang mengerahkan 15 personel tim rescue untuk evakuasi korban yang terjebak. “Sebanyak 8 anggota dari Basarnas Padang dan 7 anggota dari Pos SAR 50 Kota dikerahkan ke lokasi. Operasi SAR dimulai pukul 08.50 WIB,” ungkap Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.
