Kisah Eifie, Atlet Disabilitas Berhasil Masuk UGM Lewat Jalur PBUTM 2025
Kisah Eifie, Atlet Disabilitas Berhasil Masuk UGM Lewat Jalur PBUTM 2025
JAKARTA – Eifie Julian Hikmah (19), seorang remaja dari Jamsaren, Kediri, Jawa Timur, menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang dalam mencapai impian besar. Lahir dengan kondisi tangan sebelah dan berasal dari keluarga sederhana, putri Mochamad Farid (alm.) dan Eny Nawangsih ini resmi diterima sebagai mahasiswa Akuntansi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur PBUTM 2025.
Namanya, Julian Hikmah, membawa doa yang dalam: kebijaksanaan yang datang di bulan Juli. Sejak kecil, Eifie selalu dikenal sebagai anak yang ceria dan cerdas, meski pernah mengalami perlakuan kurang menyenangkan karena disabilitas daksa di tangan kanannya.
“Tangannya putul, tangannya putul,” kata ibunya, Eny, mengenang teriakan polos anak-anak di sekitarnya, sebagaimana dilaporkan oleh laman UGM, Senin (4/8/2025). Eifie kerap kali meneteskan air mata, meskipun ia selalu tampak percaya diri.
Meskipun sempat ragu antara menyekolahkan Eifie di SLB atau sekolah umum, sang ibu akhirnya memutuskan untuk memilih sekolah inklusif. Keputusan ini membuahkan hasil luar biasa—Eifie selalu menjadi juara kelas dari kelas 1 hingga 6 SD. Kepercayaan dirinya semakin tumbuh seiring dengan prestasi akademik yang terus ia raih.
