China Tingkatkan Upaya Melawan Dolar AS, Yuan Semakin Dibutuhkan
China Tingkatkan Upaya Melawan Dolar AS, Yuan Semakin Dibutuhkan
JAKARTA – Pemerintah China berupaya keras untuk meningkatkan penggunaan yuan sebagai mata uang global, mengikuti perubahan dalam lanskap keuangan dunia. Ini adalah bagian dari strategi besar yang diambil oleh banyak negara, termasuk China, untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
Gubernur Bank Sentral China, atau People’s Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng, menegaskan komitmen negaranya untuk mendorong yuan agar lebih diterima secara internasional. Dalam pernyataannya yang dikutip dari BERITA88, Pan mengungkapkan bahwa PBOC akan terus meningkatkan kerja sama dan infrastruktur keuangan guna mendukung internasionalisasi mata uang yuan.
Baca Juga: Gerakan Buang Dolar AS Meluas, Perdagangan 5 Negara Ini 93% Gunakan Mata Uang Lokal
Salah satu langkah nyata yang telah diambil adalah kerja sama dengan UnionPay, perusahaan jasa keuangan dari China. UnionPay memiliki peran penting dalam memfasilitasi pembayaran lintas batas dengan menggunakan yuan, terutama di wilayah Asia Tenggara seperti Vietnam dan Kamboja.
Teknologi kode QR digunakan sebagai alat utama untuk mendukung transaksi lintas negara menggunakan yuan. Sistem pembayaran ini memudahkan wisatawan dan pelaku usaha kecil menengah di negara mitra untuk melakukan transaksi secara cepat dan mudah dengan yuan, tanpa perlu mengonversi ke mata uang lain terlebih dahulu.
