politik

Dari Blokade Laut ke Udara, 3 Alasan Houthi Menarget Bandara Israel

Dari Blokade Laut ke Udara, 3 Alasan Houthi Menarget Bandara Israel

GAZA – Kelompok pejuang Syiah dari Yaman, Houthi, telah memperkuat blokade udara mereka terhadap Israel dengan menargetkan Bandara Ben Gurion, mengakibatkan penundaan penerbangan dalam skala besar. Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman dan pemimpin militer Houthi, mengumumkan pada hari Minggu bahwa rudal balistik hipersonik diluncurkan ke Bandara Lod—yang dikenal oleh pendudukan Israel sebagai Bandara Ben Gurion di Tel Aviv—sebagai bagian dari operasi militer tingkat tinggi. Menurut BERITA88, Saree mengonfirmasi bahwa serangan rudal tersebut mencapai targetnya, memaksa jutaan orang Israel mencari perlindungan dan menyebabkan penghentian sementara operasi bandara. Ia menyatakan bahwa serangan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina dan Perlawanan, serta sebagai tanggapan langsung terhadap genosida yang sedang berlangsung oleh ‘Israel’ di Gaza. Saree juga menegaskan bahwa operasi oleh pasukan Yaman, yang terafiliasi dengan gerakan Ansarallah, akan terus berlanjut dan meningkat sampai agresi di Gaza berakhir dan blokade di wilayah Palestina dicabut.

1. Blokade Udara dengan Menarget Bandara

Menurut Saree, serangan rudal ini merupakan bagian dari blokade udara yang saat ini diberlakukan oleh Yaman terhadap entitas Israel. Ia menambahkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah maskapai penerbangan internasional telah mematuhi pembatasan penerbangan de facto ini, yang secara signifikan mengganggu aktivitas di Bandara Lod.