Berita

Data Sensitif Terbuka, Lebih dari 100 Identitas Agen dan Pasukan Khusus Inggris Terekspos

Data Sensitif Terbuka, Lebih dari 100 Identitas Agen dan Pasukan Khusus Inggris Terekspos

LONDON – Identitas lebih dari 100 agen MI6, anggota pasukan khusus Inggris, dan personel militer lainnya terungkap dalam insiden pelanggaran data sensitif yang sangat besar. Pemerintah Inggris telah melakukan upaya untuk menyembunyikan kebocoran informasi penting ini.

Akibat kebocoran data besar dari Kementerian Pertahanan Inggris di Afghanistan, informasi tersebut disembunyikan dari publik di bawah perintah pengadilan superinjunction selama beberapa tahun. Perintah tersebut baru dibatalkan pada hari Selasa oleh hakim Pengadilan Tinggi, memberi izin kepada media untuk melaporkan kejadian tersebut.

Beberapa hari setelahnya, sejumlah media melaporkan bahwa identitas personel militer dan intelijen Inggris termasuk dalam data yang terbongkar.

Baca Juga: Iran Sedang Luncurkan Perang Rahasia Melawan Mossad, CIA, dan MI6

Mengutip dari laporan BBC, Minggu (20/7/2025), nama lebih dari 100 pejabat Inggris masuk dalam data yang bocor, termasuk anggota MI6 dan pasukan khusus.

Pada awalnya, Kementerian Pertahanan Inggris secara tidak sengaja mengirimkan sebuah spreadsheet melalui email yang berisi data pribadi hampir 19.000 warga Afghanistan pada Februari 2022. Orang-orang ini telah bekerja dengan Inggris selama perang panjang yang dipimpin oleh Amerika Serikat di Afghanistan dan telah mengajukan permohonan untuk pemukiman kembali di Inggris karena khawatir akan pembalasan dari Taliban.

Kebocoran data tersebut kembali mencuat pada tahun berikutnya, ketika seseorang di Afghanistan mengunggah sebagian data itu di Facebook dan mengancam untuk mempublikasikan sisanya. Hal ini mendorong London untuk segera mengeluarkan perintah bungkam terkait masalah ini dan menyusun skema relokasi rahasia bagi mereka yang terkena dampak. “Orang-orang tersebut tidak diberi tahu tentang kebocoran ini meskipun ada risiko bagi keselamatan mereka,” tulis BBC dalam laporannya.