Berita

Daya Beli Lemah Menjadi Tanda Perlambatan Ekonomi di Awal 2025

Daya Beli Lemah Menjadi Tanda Perlambatan Ekonomi di Awal 2025

Direktur Ekonomi CELIOS, Nailul Huda, menyatakan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada awal tahun 2025 dipicu oleh daya beli masyarakat yang masih belum sepenuhnya pulih.

Menurut Nailul, meskipun ada beberapa indikator ekonomi yang menunjukkan perbaikan, daya beli yang lemah tetap menjadi kendala utama yang harus diatasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih signifikan. Situasi ini menjadi perhatian serius bagi para pengambil kebijakan dan pelaku ekonomi, karena daya beli yang rendah dapat berdampak pada berbagai sektor ekonomi.

BERITA88 melaporkan bahwa pemulihan daya beli masyarakat menjadi prioritas utama untuk menghindari dampak lebih lanjut terhadap perekonomian. Upaya peningkatan daya beli ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil di masa mendatang.