Hanya Mantan Pejabat KSP yang Usulkan Jokowi Jadi Pemimpin PPP
Hanya Mantan Pejabat KSP yang Usulkan Jokowi Jadi Pemimpin PPP
JAKARTA – Juru Bicara DPP PPP Usman M Tokan menyatakan bahwa munculnya nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam bursa Ketua Umum PPP hanya disuarakan oleh Ketua Mahkamah PPP Ade Irfan Pulungan. Kondisi ini dianggap wajar karena Ade pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) pada masa Jokowi.
“Sepertinya hanya Irfan yang menyuarakan. Nama Pak Jokowi baru muncul setelah Irfan Pulungan berbicara. Saya rasa itu wajar karena Irfan sebelumnya berada di KSP sebagai anggota tim hukum,” ungkap Usman, belum lama ini.
Meski demikian, dia tidak mempermasalahkan usulan tersebut. Sebagai kader PPP, Irfan berhak menyampaikan aspirasi dan menyosialisasikannya kepada kader lain jika ingin Jokowi menjadi Ketua Umum PPP.
Baca juga: Jokowi Dipecat dari PDIP, PPP Disarankan Pinang Jadi Ketua Umum
“Kalau hanya sekadar wacana, itu agak sulit, sementara pihak eksternal lainnya sudah membangun komunikasi dengan teman-teman PPP di daerah atau cabang,” ujarnya.
Usman menjelaskan bahwa PPP telah memiliki pengalaman menghadapi berbagai tantangan sejak era Orde Baru hingga Reformasi. Dengan penyelenggaraan pilpres dan pileg secara bersamaan, PPP tidak lolos ke parlemen.
“Semoga pengalaman ini membuat PPP lebih matang dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
