Honda Pangkas Harga CUV e: Setara dengan BeAT, Apa Alasannya?
Honda Pangkas Harga CUV e: Setara dengan BeAT, Apa Alasannya?
JAKARTA – Honda baru saja mengguncang pasar sepeda motor listrik Indonesia dengan langkah drastis. Harga motor listrik Honda CUV e:, yang sebelumnya dipasarkan sebagai produk premium, kini dipangkas secara signifikan sehingga setara dengan motor bensin populer, Honda BeAT.
Ini bukan sekadar promosi biasa. Langkah ini tampak seperti pengakuan bahwa strategi harga premium mereka telah gagal di pasaran. Awalnya dipatok pada harga Rp54.450.000, kini CUV e: dijual hanya Rp19.263.000—diskon lebih dari 60% yang diberikan oleh diler utama, Wahana Makmur Sejati.
Langkah ini memicu banyak pertanyaan: apa yang sebenarnya terjadi dengan strategi Honda?
Strategi yang Gagal dan Tantangan Pasar

Peluncuran CUV e: dilakukan dengan penuh optimisme, menjadikannya sebagai solusi mobilitas listrik masa depan dengan harga premium. Namun, kenyataan di pasar berbicara lain. Harga Rp54 jutaan ternyata terlalu tinggi bagi konsumen di Indonesia, yang kini memiliki banyak pilihan motor listrik dari China yang jauh lebih terjangkau.
Diskon besar-besaran ini, tersedia untuk pembelian tunai maupun kredit selama bulan Juli 2025, bisa dilihat sebagai upaya untuk menghabiskan stok atau usaha untuk membuat produk ini kembali diminati. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Honda bahwa di pasar motor listrik yang sedang berkembang, harga adalah faktor kunci.
