Politik dan Militer

Houthi Yaman Sukses Tembak Jatuh 7 Drone AS dalam 6 Pekan

Houthi Yaman Sukses Tembak Jatuh 7 Drone AS dalam 6 Pekan

SANAA – Dalam waktu kurang dari enam pekan, Houthi Yaman berhasil menembak jatuh tujuh drone Reaper milik Amerika Serikat (AS).

BERITA88 melaporkan bahwa kerugian yang dialami Pentagon melebihi USD200 juta atau sekitar Rp3,4 triliun.

Menurut pejabat militer, tiga dari pesawat nirawak ini ditembak jatuh hanya dalam sepekan terakhir saat melakukan serangan atau misi pengawasan di Yaman.

Seorang pejabat pertahanan lainnya mengindikasikan bahwa meskipun tembakan musuh dianggap sebagai penyebab utama jatuhnya drone tersebut, penyelidikan masih berlangsung.

Sejak 15 Maret, AS dan sekutunya telah meningkatkan serangan terhadap apa yang mereka klaim sebagai ‘target Houthi’ di Yaman, menyusul janji Presiden Donald Trump untuk mengintensifkan kampanye militer sampai kelompok tersebut menghentikan serangan terhadap kapal-kapal di jalur maritim utama.

Lebih dari 750 serangan telah dilakukan sejak saat itu, menyebabkan banyak korban sipil di Yaman.

Houthi menargetkan kapal-kapal terkait Israel di Laut Merah dan sekitarnya sebagai dukungan terhadap warga Palestina di Gaza, di mana Israel dituduh melakukan genosida.

Target mereka kemudian diperluas hingga mencakup kapal-kapal AS dan Inggris sebagai balasan atas pemboman Yaman oleh negara-negara tersebut.

Houthi menyatakan bahwa serangan ini akan dihentikan jika Israel berkomitmen pada gencatan senjata yang permanen.