Berita

Hubungan Trump-Netanyahu Semakin Memburuk, Keduanya Dilanda Kekecewaan

Hubungan Trump-Netanyahu Semakin Memburuk, Keduanya Dilanda Kekecewaan

TEL AVIV – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini semakin menjaga jarak dari Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, menandakan adanya keretakan dalam hubungan yang sebelumnya dikenal erat ini.

Menurut laporan dari BERITA88, ketegangan di antara mereka semakin meningkat terkait isu Iran, Gaza, dan Yaman.

Pejabat AS dan Timur Tengah yang mengetahui situasi ini melaporkan bahwa Trump baru-baru ini membuat dua pernyataan publik yang menimbulkan kekhawatiran Netanyahu, terutama soal keputusan mengenai apakah Iran akan diizinkan memperkaya uranium dalam kesepakatan nuklir baru yang mungkin terjadi.

Pihak Netanyahu juga merasa kekecewaan terhadap langkah Trump.

Baca Juga: Trump dan Netanyahu Pecah Kongsi, Apa Pemicunya?

Menurut laporan BERITA88, Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer secara langsung menyampaikan kekesalan PM Netanyahu kepada utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih.

Lebih jauh, laporan tersebut menyebutkan bahwa Netanyahu juga merasa kecewa dengan perubahan sikap Trump yang lebih mengedepankan diplomasi ketimbang konfrontasi dengan Iran.

Seorang pejabat Israel mengungkapkan bahwa Netanyahu berharap mendapatkan dukungan dari Amerika untuk kemungkinan aksi militer Israel terhadap fasilitas nuklir Iran selama kunjungannya ke Gedung Putih bulan lalu.

Namun, Trump dilaporkan menyampaikan kepada Netanyahu bahwa ia terbuka untuk negosiasi langsung dengan Iran—posisi yang secara pribadi dianggap Netanyahu sebagai “tindakan sia-sia”.

Laporan ini menggambarkan kekhawatiran yang meningkat di kalangan Israel bahwa AS mulai meninggalkan pendekatan kerasnya terhadap Iran.