IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.898, Nilai Transaksi Saham Mencapai Rp16,25 Triliun
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.898, Nilai Transaksi Saham Mencapai Rp16,25 Triliun
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Selasa (6/5/2025). Indeks saham tercatat mengalami peningkatan sebesar 0,97% atau 66,24 poin, mencapai level 6.898.
Sepanjang perdagangan hari ini, total volume saham yang diperdagangkan mencapai 22,83 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp16,25 triliun, yang terjadi dalam 1,23 juta kali transaksi. Sebanyak 333 saham mengalami kenaikan harga, 268 saham mengalami penurunan, dan 205 saham lainnya tidak berubah.
Sektor energi menguat 1,96%, sektor keuangan naik 0,50%, sektor infrastruktur meningkat 0,64%, sektor transportasi naik 0,03%, sektor bahan baku melonjak 3,27%, sektor siklikal bertambah 1,27%, dan sektor non siklikal naik 0,95%.
Sebaliknya, sektor teknologi turun 0,93%, sektor kesehatan melemah 0,37%, sektor industri mengalami penurunan 0,01%, dan sektor properti turun 0,28%.
Tiga saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi adalah PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) yang naik 34,92% ke Rp85, PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) yang naik 34,44% ke Rp121, dan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) yang naik 33,65% ke Rp139.
Sementara itu, tiga saham yang mengalami penurunan terbesar adalah PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) yang turun 5,47% ke Rp121, PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) yang turun 5,38% ke Rp492, dan PT Perma Plasindo Tbk (BINO) yang turun 4,92% ke Rp116.
Tiga saham yang paling aktif diperdagangkan hingga penutupan sesi pertama siang ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
