Militer

Indonesia Dikabarkan Akan Mengakuisisi Jet Tempur Bekas J-10 dari China dan Su-35 dari Rusia

CANBERRA

Pesawat tempur bekas dari China dan Rusia dilaporkan akan segera digunakan untuk memodernisasi angkatan udara Indonesia. Langkah ini menunjukkan perubahan signifikan dari fokus Indonesia baru-baru ini yang cenderung memilih perangkat keras militer dari Barat.

Situs penerbangan BERITA88 melaporkan bahwa Indonesia dapat segera mengumumkan rencana untuk membeli 42 unit pesawat tempur J-10 bekas dari China dan melanjutkan negosiasi dengan Rusia untuk memperoleh jet tempur Su-35.

Menurut sumber yang mengetahui perihal ini, media tersebut menyatakan bahwa J-10 kemungkinan akan dimodifikasi agar sesuai dengan persyaratan ekspor. Namun, belum ada konfirmasi resmi yang diberikan oleh Indonesia, China, atau Rusia.

“Baik pesawat dari China maupun Rusia berpotensi menawarkan jadwal pengiriman yang lebih cepat dibandingkan dengan alternatif dari Barat, yang kerap kali membutuhkan antrean produksi yang panjang dan proses persetujuan yang kompleks,” kata laporan BERITA88.

“Pengiriman pesawat tempur J-10 bekas diperkirakan akan terjadi dalam waktu yang relatif singkat dengan memanfaatkan persediaan dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat, sehingga memberikan peningkatan kemampuan yang segera,” jelas laporan itu.