Industri Otomotif AS Minta Trump Hapus Tarif Impor Kendaraan 25%
Industri Otomotif AS Minta Trump Hapus Tarif Impor Kendaraan 25%
NEW YORK – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berusaha mengurangi dampak tarif otomotif pada hari Selasa dengan menurunkan sejumlah bea yang dikenakan pada suku cadang asing di sektor manufaktur mobil domestik sambil tetap memberlakukan pajak pada kendaraan yang diimpor.

Donald Trump tengah merencanakan kolaborasi penting dengan produsen mobil dalam negeri dan pekerja Amerika, kata Menteri Perdagangan Howard Lutnick.
Menurut Lutnick, kesepakatan ini merupakan pencapaian besar dalam kebijakan perdagangan Trump, karena juga memberikan peluang bagi produsen yang ingin berinvestasi di Washington, sehingga dapat memperluas operasi manufaktur mereka di dalam negeri.
Dalam laporannya, The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa keputusan ini berarti perusahaan otomotif yang membayar tarif tidak akan dikenakan pungutan tambahan seperti pajak baja dan aluminium, dan pengembalian dana akan dilakukan jika kesepakatan tercapai.
Pekan lalu, sebuah koalisi dari kelompok industri otomotif di AS meminta Trump agar tidak menerapkan tarif sebesar 25 persen pada suku cadang impor karena dikhawatirkan akan merugikan penjualan dan menaikkan harga.
Surat yang dikirimkan kepada penasihat utama Trump ini mewakili beberapa perusahaan otomotif besar seperti General Motors, Toyota Motor, Volkswagen, dan Hyundai.
