Berita

Iran Klaim Memiliki Bukti Dukungan AS untuk Agresi Israel, Apa Tindak Lanjut yang Akan Diambil?

Iran Klaim Memiliki Bukti Dukungan AS untuk Agresi Israel, Apa Tindak Lanjut yang Akan Diambil?

Teheran

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa serangan Israel terhadap Iran tidak mungkin terjadi tanpa adanya dukungan dan persetujuan dari Amerika Serikat.

“Kami memiliki bukti kuat dan terdokumentasi mengenai dukungan yang diberikan oleh pasukan Amerika di wilayah tersebut serta pangkalan mereka untuk serangan militer yang dilakukan oleh rezim Zionis,” ungkap diplomat senior Iran ini kepada media dalam sebuah konferensi pers di Teheran pada hari Minggu, dilaporkan oleh BERITA88.

Iran Akan Terus Menyerang Israel

Ia menambahkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, secara terang-terangan telah mengonfirmasi pengetahuannya tentang serangan tersebut dan bahwa serangan itu tidak mungkin dilakukan tanpa persenjataan dan peralatan dari AS, serta memperingatkan adanya serangan lanjutan.

“Oleh karena itu, menurut pandangan kami, AS adalah mitra dalam serangan ini dan harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Araghchi menjelaskan bahwa Teheran telah menerima pesan dari Washington melalui berbagai perantara yang menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz Isfahan, tetapi “tidak mempercayai klaim ini” karena bukti yang menunjukkan sebaliknya.

“Pemerintah AS perlu dengan jelas menyatakan posisinya dan secara tegas mengutuk serangan terhadap fasilitas nuklir,” lanjutnya. “Tindakan ini melanggar hukum internasional, dan kami berharap pemerintah AS, untuk membuktikan itikad baiknya terkait senjata nuklir, akan mengutuk serangan terhadap fasilitas nuklir damai dan menjauhkan diri dari konflik ini.”

Araghchi menunjukkan bahwa serangan Israel terjadi saat Iran dan AS dijadwalkan untuk melangsungkan putaran keenam negosiasi nuklir yang dimediasi oleh Oman pada hari Minggu, menekankan bahwa Israel “akan melakukan apa pun” untuk menghentikan pembicaraan dan diplomasi, seperti yang telah terjadi di masa lalu.

Pihak berwenang Iran melaporkan bahwa serangan Israel, yang menargetkan daerah pemukiman dan militer di Teheran serta banyak kota lainnya sejak Jumat, telah menyebabkan sedikitnya 80 orang tewas, termasuk warga sipil.

Beberapa komandan tinggi dari angkatan bersenjata Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menjadi korban, begitu pula sejumlah ilmuwan nuklir dan profesor universitas.

Iran sejauh ini telah melakukan dua malam serangan balasan terhadap Tel Aviv dan Haifa di Israel, menggunakan ratusan rudal dan pesawat nirawak, yang mengakibatkan sedikitnya 10 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.