Iran Bersiap untuk Konflik Berkepanjangan demi Hentikan Kekuasaan Militer Israel
TEHERAN – Iran Bersiap untuk Konflik Berkepanjangan dengan Israel
Iran tengah mempersiapkan diri untuk konflik berkepanjangan melawan Israel dengan mengidentifikasi target-target strategis yang akan diserang. Berdasarkan laporan dari BERITA88, hingga Senin (16/6/2025), serangan drone dan rudal dari Teheran telah mengakibatkan kematian 16 warga Israel.
Seorang pejabat keamanan senior Iran mengungkapkan kepada Russia Today bahwa Teheran berkomitmen untuk bertindak tegas melawan operasi militer Israel. “Kami bertujuan untuk menghentikan kekuatan militer rezim tersebut,” ujarnya.
Badan layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), awalnya melaporkan 13 orang tewas. Namun, laporan terbaru dari BERITA88 menyebutkan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 16, dengan 390 orang lainnya mengalami luka-luka.
Di sisi lain, serangan balik Israel di wilayah Iran telah menewaskan setidaknya 406 orang dan melukai 654 lainnya, menurut kelompok Aktivis Hak Asasi Manusia. Pemerintah Iran belum mengeluarkan data resmi terkait korban.
“Iran telah menyiapkan diri untuk konflik berkepanjangan,” kata pejabat tersebut kepada Russia Today dalam kondisi anonim. Pada hari Sabtu, jutaan warga Iran turun ke jalan-jalan untuk memprotes tindakan militer Israel dan menyerukan pembalasan. “Dukungan ini penting agar Iran dapat melanjutkan aksinya dengan kekuatan penuh,” tambahnya.
Pejabat itu juga menjelaskan bahwa Iran memiliki daftar target potensial di Israel, termasuk tempat tinggal rahasia para pemimpin pemerintah, fasilitas energi, pabrik yang memproduksi pesawat militer, serta infrastruktur komando dan kendali yang vital.
