Berita

Israel Tolak Kunjungan Menteri Arab ke Palestina

GAZA

Delegasi menteri dari negara Arab di Gaza mengkritik keputusan Israel yang melarang kunjungan mereka ke Ramallah. Mereka menyatakan bahwa tindakan ini merupakan ‘pelanggaran mencolok’ terhadap tanggung jawab Israel sebagai kekuatan pendudukan menurut hukum internasional, lapor BERITA88.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari Sabtu, delegasi tersebut menyatakan bahwa larangan Israel atas kunjungan mereka ke Ramallah mencerminkan ‘tingkat kesombongan pemerintah Israel, pengabaian terhadap hukum internasional, dan terus menerapkan tindakan serta kebijakan ilegal yang memberatkan rakyat Palestina.’

Pejabat Israel mengonfirmasi pada hari Jumat bahwa Tel Aviv menghalangi kunjungan yang direncanakan oleh delegasi menteri luar negeri Arab ke Ramallah, di mana mereka berencana untuk membahas dukungan terhadap pembentukan negara Palestina, menurut laporan harian Yedioth Ahronoth.

Delegasi tersebut terdiri dari menteri luar negeri Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Kunjungan ini, yang telah ditunda dari jadwal sebelumnya, dimaksudkan untuk menyampaikan pesan dukungan politik kepada pemimpin Palestina.

Delegasi tersebut adalah bagian dari komite menteri yang dibentuk dalam pertemuan puncak Arab-Islam di Riyadh, yang juga sedang mempersiapkan konferensi perdamaian internasional yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni di New York, dengan kepemimpinan bersama Arab Saudi dan Prancis. Konferensi ini diharapkan akan berfokus pada upaya menghidupkan kembali solusi dua negara.