Jack Della Maddalena: Penguasa Baru Kelas Welter, Islam Makhachev Bersiap Menjadi Juara Ganda
Jack Della Maddalena: Penguasa Baru Kelas Welter, Islam Makhachev Bersiap Menjadi Juara Ganda
Jack Della Maddalena (JDM) menampilkan performa mengesankan dalam duel lima ronde yang menegangkan melawan Belal Muhammad di acara utama UFC 315 di Bell Centre, Montreal, Kanada, pada Minggu (11/5/2025). Dengan kemenangan mutlak 48-47, 48-47, 49-46, petarung asal Australia ini berhasil merebut gelar kelas welter dari petarung asal Palestina.
Dengan semangat juang yang tinggi, Della Maddalena (saat ini dengan rekor 18-2) menunjukkan ketajaman serangannya. Dia berhasil menetralkan tekanan agresif dari Belal dan unggul dalam jumlah pukulan yang mendarat, 200 berbanding 155. Pertarungan yang melelahkan ini meninggalkan luka dan memar di wajah kedua petarung, namun Della Maddalena terbukti lebih efektif dalam melancarkan pukulan keras dan menggagalkan upaya takedown dari lawannya.
Kesempatan emas ini datang pada momen yang tepat bagi Della Maddalena. Awalnya dijadwalkan bertarung melawan Leon Edwards pada bulan Maret, dia ditarik dari laga tersebut dan justru memperoleh kesempatan bertarung memperebutkan gelar melawan Belal setelah Shavkat Rakhmonov harus mundur karena cedera yang berkepanjangan.
Pencapaian dan Rencana Masa Depan
Della Maddalena kini sukses memperpanjang rekornya menjadi 18 kemenangan di depan 19.786 penggemar. Kemenangan yang mengesankan ini membuka peluang menarik di masa depan. Juara kelas ringan UFC, Islam Makhachev, bahkan menunjukkan minatnya untuk naik ke kelas welter dan menjadi petarung pertama yang menantang Della Maddalena demi gelar juara 170 pound, dengan harapan menjadi juara di dua divisi.
“Ini tantangan yang hebat. Saya akan mendapatkan gelar itu kembali untuk Volk,” ujar Jack setelah pertarungan.
Saat ini, tampaknya Makhachev berencana untuk mewujudkan rencana tersebut, seperti yang ia tulis di Twitter: “Saatnya menjadi juara ganda. Ayo.”
Islam Makhachev juga mengirimkan pesan kepada teman dan rekan latihannya Belal Muhammad, menyebutnya sebagai “juara sejati” dalam pesannya.
