Pentingnya Memahami Persoalan Jodoh bagi Umat Islam
Pentingnya Memahami Persoalan Jodoh bagi Umat Islam
Meskipun jodoh merupakan misteri yang hanya diketahui oleh Allah SWT, umat Muslim sebaiknya tidak menyepelekan masalah ini. Mengapa demikian?
Setiap Muslim dianjurkan untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mengikuti tuntunan syariat Allah. Oleh karena itu, langkah pertama dalam membangun keluarga yang sakinah adalah berdoa untuk mendapatkan pasangan yang baik dari segi akhlak dan agama.
Bagi wanita Muslim, sebaiknya memilih pria yang memiliki pengetahuan agama dan akhlak yang baik. Jika harus memilih di antara keduanya, utamakanlah pria yang berakhlak mulia. Mengapa? Karena akhlak lebih bernilai daripada sekadar pengetahuan.
Pria yang berpengetahuan belum tentu berakhlak baik, namun pria yang berakhlak baik pasti memiliki pengetahuan. Pria yang berakhlak baik akan memperlakukan Anda dengan hormat sesuai dengan akhlaknya.
Banyak pria yang memiliki pengetahuan agama tinggi tetapi bersikap buruk terhadap istrinya, bahkan cenderung kasar. Pengetahuan agama tanpa diimbangi dengan akhlak mulia adalah sia-sia.
Ingatlah sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya.” (HR. At-Tirmidzi).
Pria berilmu agama tinggi bukan berarti tidak baik, insya Allah selalu ada kebaikan dalam diri mereka. Namun, lebih utama memilih pria yang berakhlak mulia.
Islam telah mengajarkan agar kita berhati-hati dalam memilih calon suami yang shalih. Memilih suami adalah hak seorang wanita, sehingga ia harus cermat dan teliti, tidak mengabaikan persoalan ini.
Jangan sampai menikah dengan pelaku maksiat, orang berakhlak buruk, fasik, yang suka meninggalkan shalat, pemabuk, atau pelaku bid’ah. Atau orang yang memiliki banyak harta namun tidak baik agamanya.
Carilah orang yang baik agama dan akhlaknya. Rasulullah SAW bersabda: “Apabila datang kepada kalian seorang pemuda yang kalian sukai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia dengan putri kalian. Jika tidak, akan terjadi fitnah (bencana) dan kerusakan besar di muka bumi.” (HR. at-Tirmidzi).
Namun bukankah jodoh sudah ditetapkan oleh Allah SWT? Bagaimana kita bisa memilih calon suami yang baik? Yakinlah, Allah akan memilihkan suami terbaik dalam hal akhlak dan agama jika wanita juga memperbaiki ibadahnya kepada Allah. Tugas kita adalah memperbaiki diri agar menjadi lebih baik. Wallahu’alam.
Baca Juga
Ikhtiar Mencari Jodoh Selama 40 Hari, Begini Amalannya!
Lihat Juga
Jemput Jodoh dengan Amalan Surat Yasin Ayat 82, Simak Caranya!
