Nasional

Lulusan Sepa dan Akpol 1993 Raih Pangkat Bintang Tiga Polri, Salah Satunya Wakil Kepala BSSN

Lulusan Sepa dan Akpol 1993 Raih Pangkat Bintang Tiga Polri

JAKARTA – Dua lulusan dari Sekolah Perwira (Sepa) dan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 berhasil mencapai pangkat bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) di Polri. Yang pertama adalah Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sepa Polri, yang kini dikenal sebagai Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), merupakan pusat pendidikan yang bertujuan menghasilkan perwira Polri dari kalangan sarjana dan bertindak sebagai pelaksana pendidikan pembentukan Perwira Polri.

SIPSS dirancang untuk lulusan sarjana yang ingin bergabung dengan Polri, mencakup lulusan D-IV, S1, S2, hingga profesi. Setelah lolos seleksi, peserta jalur SIPSS akan menjalani pendidikan selama sekitar 6 bulan.

Tempat pendidikan ini berlokasi di Akpol Lemdiklat Polri di Semarang, Jawa Tengah. Setelah lulus, peserta akan mendapatkan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA). Penempatan lulusan SIPSS didasarkan pada keahlian dan kompetensi ilmu masing-masing.

Sementara itu, Akpol adalah jalur untuk melatih dan mencetak perwira pertama Polri. Para taruna/taruni Akpol menjalani pendidikan selama empat tahun. Setelah lulus, mereka menjadi perwira pertama (Pama) Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA). Persyaratan Akpol mencakup lulusan SMA/MA/Sederajat sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk syarat usia, minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun ketika pendidikan dimulai. Ada juga persyaratan lain yang harus dipenuhi, seperti tinggi badan minimum.

Menariknya, ada Perwira Tinggi (Pati) Polri berpangkat Komjen Pol lulusan Akpol 1993, dan satu lagi berpangkat Komjen Pol lulusan Sepa Polri 1993. Siapa sajakah mereka?