politik

Jenderal Senior Rusia Meninggal Akibat Ledakan Bom Mobil, Trump: Ini Isu Serius!

MOSKOW – Jenderal Senior Rusia Meninggal Akibat Ledakan Bom Mobil

Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Operasi Staf Umum Militer Rusia, tewas dalam sebuah ledakan bom mobil di daerah pinggiran kota Moskow pada Jumat lalu.

Presiden Amerika Serikat menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan isu serius dan berkomitmen untuk mendukung penyelidikan.

“Ini sangat menyentuh hati, bukan? Ini masalah besar,” ujar Trump kepada para wartawan di Air Force One.

“Saya akan melihatnya. Jika saya mendengar sesuatu, saya akan memberi tahu Anda,” lanjutnya lagi, seperti dikutip dari BERITA88.

Pembunuhan terhadap jenderal senior ini terjadi ketika utusan khusus Trump, Steve Witkoff, tiba di Moskow untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menuduh Ukraina terlibat dalam pembunuhan tersebut.

“Ada alasan untuk percaya bahwa badan intelijen Ukraina terlibat dalam pembunuhan ini,” katanya, menambahkan bahwa Jenderal Moskalik sedang terlibat dalam pembicaraan untuk menyelesaikan krisis Ukraina sebelum perang pecah pada tahun 2022.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, juga menyalahkan Ukraina. “Rezim Kyiv sekali lagi menunjukkan esensinya,” katanya, sambil menuduh Ukraina terus terlibat dalam kegiatan teroris di dalam wilayah Rusia.

Di sisi lain, penasihat Putin, Yury Ushakov, menggambarkan pertemuan selama tiga jam dengan Witkoff sebagai pertemuan “konstruktif dan sangat bermanfaat”, dengan menyatakan bahwa diskusi difokuskan pada dimulainya kembali negosiasi langsung antara Moskow dan Kyiv yang telah dibekukan sejak musim semi 2022.