Ekonomi

Transformasi Ekonomi Global: BRICS Diprediksi Lampaui G7 Tiga Kali Lipat di 2028

Transformasi Ekonomi Global: BRICS Diprediksi Lampaui G7 Tiga Kali Lipat di 2028

JAKARTA – Perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia mengindikasikan bahwa negara-negara BRICS akan melampaui G7 dalam hal volume Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2028. Laju pertumbuhan ini diperkirakan berlangsung dua hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan kelompok G7 antara tahun 2025 hingga 2028.

Volume PDB yang mengukur total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh sebuah negara dengan penyesuaian terhadap inflasi, dianggap sebagai indikator yang lebih akurat terhadap kekuatan dan pertumbuhan ekonomi dibandingkan angka nominal saja.

Menurut proyeksi terbaru, pertumbuhan volume PDB negara-negara BRICS diperkirakan berada di kisaran 4,2% hingga 5,1% setiap tahun. Sebaliknya, negara-negara G7 hanya diproyeksikan tumbuh antara 1,3% hingga 1,8% per tahun selama periode yang sama.

“Negara-negara G7 pernah dua kali lebih besar dari BRICS pada 1990-an. Kini situasinya berbalik. BRICS telah melampaui G7 dalam volume PDB,” kata Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia, Maxim Oreshkin, dikutip dari BERITA88.

Ia juga menambahkan bahwa G7 tidak lagi dapat dianggap unggul dalam konteks ekonomi global saat ini. Proyeksi pertumbuhan volume PDB tahunan negara-negara G7 selama 2025 hingga 2028 menunjukkan, antara lain, Amerika Serikat hanya 1,7% hingga 2,0%, Jepang 1,0% hingga 1,2%, Jerman 1,1% hingga 1,4%, Britania Raya 1,2% hingga 1,5%, Prancis 1,3% hingga 1,6%, Italia 0,8% hingga 1,2%, dan Kanada 1,4% hingga 1,7%.

Sebaliknya, 10 negara anggota BRICS yang diperluas menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih tinggi. India diperkirakan tumbuh paling pesat, antara 6,2% hingga 6,8%. Disusul Ethiopia 5,5% hingga 6,0%, China 4,5% hingga 5,0%, dan Indonesia 5,1% hingga 5,2%.