Biografi

Cerita Letkol Susdaryanto, Menjadi Intelijen Rusia untuk Menyambung Hidup

Cerita Letkol Susdaryanto, Menjadi Intelijen Rusia untuk Menyambung Hidup

JAKARTA – Nama Letkol Susdaryanto mungkin tidak seakrab beberapa figur publik lainnya. Namun, kisah hidupnya cukup menarik perhatian, khususnya saat ia terlibat dalam jaringan intelijen Rusia di masa lampau.

Johannes Baptista Susdaryanto dilahirkan di Ambarawa, Jawa Tengah, pada 27 Juni 1934. Setahun setelah bergabung dengan Angkatan Laut pada tahun 1962, ia dikirim untuk melanjutkan pendidikan di Maryland, Amerika Serikat.

Setelah menamatkan pendidikan, Susdaryanto kembali ke Indonesia dan sempat menjabat sebagai perwira hingga komandan di beberapa kapal TNI AL.

Namun, perjalanan kariernya yang awalnya mulus tiba-tiba berubah. Pada satu titik, Susdaryanto merasa frustasi karena merasa kariernya tidak berkembang dibandingkan dengan rekan-rekannya.

Menjadi Intelijen Rusia untuk Menyambung Hidup

Susdaryanto merasa penugasannya di Departemen Pemetaan adalah upaya untuk menghentikan kariernya di TNI. Kondisi ekonominya juga terpengaruh akibat stagnasi kariernya.

Dalam keadaan sulit tersebut, Susdaryanto bertemu dengan seorang pria Rusia yang menawarkan kesempatan untuk bekerja bagi pihaknya.

Tergiur dengan tawaran kehidupan yang lebih baik, ia memutuskan untuk bergabung.

“Saat Susdaryanto menjadi perwira pemetaan pada tahun 1976, ia berhubungan dengan Vladimir yang bekerja di Tanjung Priok sebagai agen kapal-kapal Soviet di Indonesia. Perkenalan mereka dimulai dari ketertarikan Vladimir membeli peta laut untuk mendukung kapal-kapalnya yang beroperasi di Indonesia,” tulis majalah intelijen dan wanita, Spionita, No. 014, Agustus 1984.